"Dan Aku berkata kepadamu: Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya jika Mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi.” ―Lukas 16:9
Kalau kita masih hidup bersama orang tua, pasti segala kebutuhan kita
dipenuhi oleh orang tua kita. Bahkan orang tua kita sampai harus bersusah payah
untuk bisa membiayai kebutuhan hidup kita, mulai dari makanan kita sehari-hari,
perlengkapan pakaian, dan kebutuhan kita untuk sekolah. Karena itu, kita harus
memaknai uang yang diberikan orang tua kita dengan baik dan benar. Janganlah
kita mempergunakannya untuk sesuatu yang tidak terlalu penting. Apalagi hanya
untuk gaya-gayaan, mengikuti trend jaman sekarang yang harus selalu up to date.
Kita harus menyadari bahwa semasa kita masih dibiayai oleh orang tua kita, apa
yang diberikan orang tua adalah sesuatu yang harus kita pergunakan dengan
maksimal dan baik. Maksimal untuk belajar dan meraih cita-cita kita.
Nah, kalau nanti kita sudah lulus sekolah dan lulus kuliah. Kita pasti
mulai mencari pekerjaan. Disitulah, kita bisa bebas menggunakan uang yang kita
punya. Karena, itu hasil jerih lelah kita. Pun, kalau kita sudah bekerja dan
sudah punya uang sendiri. Uang yang kita miliki tersebut harus kita gunakan
sebagai sarana untuk mengasihi orang lain, untuk membantu orang lain, untuk
memberikan kebaikan-kebaikan pada orang lain. Jangan sampai kita terlena karena
sudah punya uang sendiri, lalu dihabiskan untuk hal yang negatif dan lainnya.
No. No. No. Uang yang kita miliki saat ini adalah uang yang diberikan oleh
Tuhan sebagai sarana kita untuk bisa berguna dan bermanfaat buat banyak orang.
Jadikanlah diri kita sebagai pribadi yang bisa mempergunakan uang dengan
efektif. Bukan hanya untuk kepentingan kita sendiri, tapi kepentingan orang
lain juga.
