Kemudian Yesus bertemu dengan dia dalam
Bait Allah lalu berkata kepadanya: ”Engkau telah sembuh; jangan berbuat dosa
lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk.”
(Yohanes 5:14)
Selama masih menjadi manusia di bumi ini, konon katanya manusia tidak terlepas dari berbuat dosa. Ada dosa yang mengikat kita dan kita hidup didalamnya, namun ada juga yang jatuh dalam dosa. Nah, sebenarnya apakah nature manusia itu pasti berbuat dosa? Hmm, kalau kita melihat Yesus yang dahulu menjadi manusia, mungkin gak sih Tuhan Yesus berdosa? Yohanes 8:46 mengatakan, “Siapakah di antaramu yang membuktikan bahwa Aku berbuat dosa? Apabila Aku mengatakan kebenaran, mengapakah kamu tidak percaya kepada-Ku? Siapakah di antara kamu yang dapat menyatakan bahwa Aku berdosa?” Nah lho, Yesus yang dahulu adalah manusia, tidak berbuat dosa lho. Kalau gitu mungkin kah kita juga yang sebagai manusia tidak berbuat dosa?
Sebenarnya Yesus pun sewaktu menjadi manusia bisa-bisa aja berbuat dosa,
tapi Tuhan Yesus memilih untuk taat pada Allah Bapa dan memilih untuk tidak
berbuat dosa. Jadi sebenarnya sebagai manusia kita juga bisa memilih untuk taat
pada Allah Bapa dan memilih untuk tidak berbuat dosa, tapi nyatanya sulit
banget untuk memilih taat dan memilih untuk tidak melakukan dosa, maka kita
perlu Latihan untuk punya habit menolak dosa. Setiap kali kita mau terjerumus
untuk melakukan dosa, kita bilang “tidak, aku tidak mau berbuat dosa”. Hal ini
pastinya sangat sulit dan kadang kita masih tetap jatuh dalam dosa, kalau
sampai disitu teruslah kita bereskan, minta ampun, dan berusaha lagi lebih kuat
untuk menolaknya. Setiap kali jatuh dalam dosa, minta ampun sama Tuhan. Kalau
kita jatuh lagi, minta ampun lagi, terus menerus sampai kita bisa lepas dari
dosa itu sendiri. Hanya dengan pimpinan Allah Bapa melalui roh kudus yang
bersemayam dalam diri kita saja kita mampu menang melawan dosa itu, yuk setiap
saat kita taat sama Bapa.
