Bertahap

Ada satu lagi masa dimana rasanya hidup sangat menyebalkan. Perkara ingin itu, ingin ini. Tapi tidak pernah terwujud atau lebih tepatnya, belum terwujud.

Percayakah kita, bahwa kadang kita selalu memiliki sesuatu yang sebenarnya kita layak untuk memiliki itu. Kita melakukan sesuatu yang sebenarnya kita sanggup melakukan itu. Kita memiliki dan melakukan apapun yang memang sudah kapasitasnya kita miliki dan melakukan hal tersebut.

Lalu, bagaimana dengan setiap hal yang kita ingini tapi belum dimiliki? Bagaimana dengan setiap hal yang mau kita lakukan tapi belum saatnya dilakukan?

Ternyata, perkara semua hal yang kita mau tapi belum terwujud dan segala impian yang belum dimiliki. Hanya soal, waktu dan kapasitasnya.

Apa sih maksudnya waktu dan kapasitasnya? Semua yang belum kita miliki mungkin memang masalah waktu yang belum tepat dan masalah: kapasitas kita menanggung sesuatu, kapasitas kita memiliki sesuatu yang belum sesuai dengan kemampuan kita.

Jangan dulu marah sama Dia, “Aku udah berdoa ini dan itu. Tapi belum terwujud juga” Sabar. Dia memerlukan waktu untuk menjawab doa kita.

Dia juga gak diam aja. Dia pasti melihat apakah kita cukup kuat menerima doa yang kita panjatkan. Apakah kita sanggup bertanggung jawab dengan doa-doa yang akan dikabulkan.

Bahwa pada dasarnya, hidup kurang asik kalo gak menunggu. Hidup kurang waw, kalo gak dibikin penasaran sama Dia. Hidup akan gitu gitu aja, kalo kita berhenti berharap dan bergantung sama Dia. Jalani. Nikmati. Dan bersyukur.