"Tangan orang rajin memegang kekuasaan, tetapi kemalasan mengakibatkan kerja paksa." ―Amsal 12:24
Siapa yang pernah membayangkan menjadi orang terkaya di dunia seperti Elon
Musk? Sering banget orang ngebayangin bisa jadi kaya seperti Elon Musk, bisa
memiliki seluruh isi kehidupan di dunia ini mulai dari barang-barang branded,
mobil termahal, rumah termewah, keliling dunia dan lain sebagainya. Tapi pernah
gak kita berpikir bagaimana ya Elon Musk bisa jadi orang terkaya di dunia?
Pernah gak kita berpikir sekeras apa perjuangan Elon Musk dalam setiap bisnis
atau usahanya? Pernah gak kita berpikir hal pahit apa yang sudah ia lalui dalam
hidup ini, rintangan dan cobaan apa yang ia lalui dalam hidup ini sehingga ia
meraih posisi pertama dalam daftar Orang Terkaya di Dunia versi majalah Forbes?
Hal yang Elon Musk lalui dalam hidup tidaklah mudah, ia tidak hanya
berbaring tidur, ia tidak mungkin menonton tv sepanjang hari, ia tidak mungkin
tidak bekerja dalam hidupnya. Kalau kita ingin menjadi orang kaya atau orang
yang seperti apa yang kita inginkan, kita juga harus memahami dan melewati
serangkaian perjalanan hidup yang harus ia lalui sehingga kita nih pengen jadi
dia!
Ayat alkitab kita hari ini mengajarkan bahwa tangan yang rajin memegan
kekuasan, hal ini sudah menjadi pedoman dalam hidup kita. Kalau kita ingin
menjadi “orang” di dunia ini, tentunya kita harus rajin. Sesederhana itu. Tapi
terlebih lagi dalam hidup, disamping kita memaksimalkan potensi yang kita
miliki, seiring berjalannya hal itu begitu pula di setiap langkah kita, kita
menjadi semakin serupa seperti Yesus. Itu hal yang mutlak, tidak bisa ditolak.
Yuk, kita memaksimalkan potensi kita dengan menjadi rajin, serajin-rajinnya dan
semakin lagi menjadi serupa seperti Yesus.
