Sebab itu apakah yang akan kita katakan
tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan
kita?
(Roma 8:31)
Hidup ini seringkali berbenturan dengan banyak rupa manusia yang beraneka ragam. Kita dikelilingi oleh banyak orang dari latar belakang budaya, sosial, pendidikan, keluarga, dan hal lainnya yang membentuk suatu pribadi. Tak jarang kita akan berbenturan dengan sikap, perilaku, dan pemikiran mereka yang mungkin tidak sesuai dengan apa yang menjadi diri kita saat ini. Terkadang kita tahu apa yang baik dan kita berusaha untuk melakukan apa yang baik. Tapi dunia tidak menyikapi hal baik itu untuk dilakukan karena banyak orang yang menganggap hal baik itu tidak perlu dilakukan. Akhirnya kita jadi ragu dan mengurungkan niat kita untuk melakukan kebaikan itu. Seringkali kita hanya diam mengikuti aliran air yang mengalir karena ya memang begitu permainan dunia.
Tapi apakah seperti itu yang harus dilakukan oleh kita kita ini, anak Tuhan yang dahsyatnya bukan main?
Aku rasa
ketika kita benar-benar memaknai bahwa hidup ini hanya untuk melakukan apa yang
penting bagi-Nya, tidak ada satu pun yang bisa menghalangi kebaikan-kebaikan
yang ingin kita lakukan, karena kita melakukannya untuk Tuhan dan Tuhan pasti
ada di pihak kita. Seperti ayat yang kita baca awal, kalau Allah di pihak kita,
siapakah yang akan melawan kita? Jadi jangan takut untuk berbalik arah dari
arus dunia. Jangan takut untuk menjadi beda di tengah dunia yang sama. Jangan
takut untuk banting setir, putar balik ke arah yang benar. Kita harus berani
melakukan semuanya dan menghadapi semuanya dengan kuat. Hantam saja sombongnya
dunia, karena Allah ada di pihak kita.
