Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti? ―Lukas 12:20
Dalam hidup, kita pasti sering banget ngeliat orang lain. Ngeliat orang
lain kok hidupnya bahagia banget ya, ngeliat orang lain kok pekerjaannya bagus
banget ya, ngeliat orang lain kok bisa punya ini ya, ngeliat orang lain kok
bisa beli ini ya. Lalu, kita suka membandingkan diri kita, mulai insecure dan
melihat kayaknya apa yang kita punya tuh kurang gitu. Kadang, kita merasa
kurang atau merasa ingin lebih karena kita melihat orang lain atau memiliki
keinginan-keinginan yang melampaui batasan kita.
Coba aja kita ngeliat diri kita sendiri. Coba aja kita menyadari apa yang
kita punya saat ini. Kita pasti bisa menemukan ‘harta’ yang ternyata banyak
dalam diri kita. ‘harta’ itu bisa berupa kemampuan atau skills, kebahagiaan,
kasih sayang, atau bahkan uang yang mungkin tidak banyak tapi lebih banyak dari
mereka yang gak punya sama sekali. Jadi, kita perlu menemukan ‘harta’ dalam
diri kita. Dan percayalah ‘harta’ yang paling indah dalam hidup ini adalah
mengenal Tuhan Yesus. Kita harus bisa menemukan ‘harta’ dan keindahan dalam
hidup dan pengenalan kita akan Tuhan. Kalau kita bisa menemukan-Nya. Segalanya
menjadi cukup. Segalanya menjadi berarti. Segalanya menjadi indah. Bahkan dalam
kekurangan sekalipun rasanya gak pernah kurang. Kenapa? Karena sama Tuhan Yesus
aja sudah cukup. Tau gak? Tuhan itu kalau memberi gak pernah kurang.. dan
selalu saja lebih. Tapi kadang, kita belum bisa menemukan makna dalam hal itu.
Kita masih ngeliat orang, membandingkan hidup kita dengan orang lain, masih
merasa kurang. Padahal, apa yang Tuhan berikan sudah cukup bahkan gak pernah
kurang dan selalu saja lebih.
