"Karena itu apa yang kamu katakan dalam gelap akan kedengaran dalam terang, dan apa yang kamu bisikkan ke telinga di dalam kamar akan diberitakan dari atas atap rumah." ―Lukas 12:23
Menurut artikel Alodokter, seks adalah pembagian dua
jenis kelamin, yakni laki-laki dan perempuan, yang ditentukan secara biologis.
Seks juga berkaitan dengan karakter dasar fisik dan fungsi manusia, mulai dari
kromosom, kadar hormon, dan bentuk organ reproduksi. Misalnya, laki-laki dan
perempuan memiliki organ reproduksi yang berbeda. Kedua jenis kelamin tersebut
juga memiliki jenis dan kadar hormon yang berbeda, meski sama-sama memiliki
hormon estrogen dan testosteron. Hal ini disebut dengan karakteristik seks
primer. Selain karakteristik seks primer, ada juga karakteristik seks sekunder,
seperti perbedaan bulu pada wajah, jaringan payudara, dan suara. Ini adalah
karakteristik seks yang terjadi karena adanya perbedaan pada karakteristik seks
primer yang telah disebutkan di atas.
Jadi, seks bukan hanya tentang hubungan tubuh antara
pria dan wanita. Tapi juga tentang kondisi biologis dari pria dan wanita. Kita
perlu mengenal kondisi biologis dalam tubuh kita agar kita bisa memahami
pertumbuhan seks (kondisi biologis) diri kita. Kita perlu lebih banyak lagi
belajar tentang pengertian seks secara dalam, jangan sampai seks menjadi hal
yang tabu karena kita hanya berpikir kalau seks itu hubungan tubuh antara pria
dan wanita. Padahal seks tidak hanya tentang itu, tapi tentang kondisi biologis
yang ada di dalam diri pria maupun wanita.
