"Siapa mencintai didikan, mencintai pengetahuan; tetapi siapa membenci teguran, adalah dungu." ―Amsal 12:1
Kita pasti sudah paham bahwa zaman sekarang dunia
mulai kebalik balik, yang salah jadi benar, yang benar malah jadi salah. Maka,
kita perlu dengan cermat memperhatikan apa yang benar-benar baik dan apa yang
benar-benar salah. Untuk mengetahui benar dan salah, kita perlu memiliki sumber-sumber
informasi yang tepat. Jangan sampai kita tertipu dengan sumber-sumber informasi
yang tidak baik bahkan menyesatkan kita. Kita perlu menelaah dengan baik sumber
informasi yang kita dapatkan apakah sesuai dengan kebenaran atau tidak. Banyak
hal dalam hidup yang rasanya seperti baik tapi belum tentu benar atau
sebaliknya, rasanya seperti jahat tapi justru mendidik dan membangun. Maka,
perhatikan siapa sumber informasi kita dan apa informasi tersebut. Biasanya
kita cenderung percaya pada sumber informasi dari siapa orang yang memberi
informasi tersebut. Kalau orang yang memberi informasi tersebut memiliki
karakter yang baik, pendidikan yang baik, background keluarga dan sosial yang
baik, image yang baik, kemungkinan besar informasi yang didapatkan memiliki
unsur-unsur yang baik atau benar. Walapun begitu, kita masih perlu menelaah
dengan baik informasi yang kita terima. Jangan sampai kita menelannya
mentah-mentah, yang akhirnya justru membuat kita menjadi linglung dan melakukan
hal yang tidak baik. Untuk mendapatkan informasi tentang seks pun harus pada
orang yang memang kompeten dibidangnya, bukan kata orang atau pengalaman dari
orang lain (walaupun itu bisa jadi masukkan) tapi juga pada orang yang ahli
dibidangnya.
