Sejak Tahun Ajaran
2021/2022 Kurikulum Merdeka telah diimplementasikan di hampir 2500 sekolah yang
mengikuti Program Sekolah Penggerak (PSP) dan 901 SMK Pusat Keunggulan (SMK PK)
sebagai bagian dari pembelajaran dengan paradigma baru1. Perubahan kurikulum yang kerap kali terjadi
pada masa pimpinan tertentu membuat sistem pendidikan dan tenaga pendidik
kembali belajar untuk mengimplementasikan kebijakan yang baru. Perubahan
kurikulum yang pasti bermakna baik untuk sistem pendidikan di Indonesia terus
dikembangkan agar pendidikan di Indonesia semakin maju.
Indonesia mengikuti Programme for International Student Assessment (PISA). PISA adalah sebuah tes yang dirancang oleh Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (Organisation for Economic Co-operation and Development, OECD) untuk menilai kemampuan membaca, matematika, dan sains siswa di Indonesia yang telah atau hampir menyelesaikan masa pendidikan dasar2
Berdasarkan hasil survey PISA di tahun 2018, Indonesia di urutan ke 74 alias peringkat keenam dari bawah. Kemampuan membaca siswa Indonesia di skor 371 berada di posisi 74, kemampuan Matematika mendapat 379 berada di posisi 73, dan kemampuan sains dengan skor 396 berada di posisi 713
Dengan hasil survey
PISA yang menempatkan Indonesia di urutan ke 74 alias peringkat keenam dari
bawah, dimanakah hal yang perlu diperbaiki dari sistem pendidikan di Indonesia?
Kalau kita melihat wilayah yang ada di Indonesia dari Sabang sampai Merauke,
kita perlu memahami apakah sistem pendidikan di Indonesia sudah merata? Karena
survey PISA tersebut mengambil sejumlah anak secara acak dari berbagai wilayah
di negara tersebut. Di samping kita melihat sistem pendidikan Indonesia yang
sudah merata atau belum, mari kita berkaca pada sistem pendidikan terbaik di
dunia. Konon katanya, Finlandia adalah negara dengan sistem pendidikan terbaik
di dunia. Bagaimana Finlandia ini bisa menjadi negara dengan sistem pendidikan
terbaik di dunia?
Selain dianggap sebagai
negara paling bahagia di dunia, Finlandia juga adalah negara dengan sistem
pendidikan terbaik4. Terdapat banyak perbedaan dari sistem
pendidikan di Indonesia dengan Finlandia. Dirangkum dari beberapa sumber
referensi, berikut merupakan 10 fakta tentang sistem pendidikan di Finlandia:
(1) Standar yang tinggi bagi guru. Di Finlandia, semua guru diwajibkan memiliki
gelar master sebelum mulai mengajar. Standar yang ditetapkan dalam jurusan
pendidikan untuk menjadi guru sangatlah ketat dan selektif. Guru sangat
dihormati. 5
Profesi guru di Finlandia tidak dipandang sebelah mata. Para guru sangat dihormati di negara ini. Hal ini bisa jadi merupakan salah satu kunci keunggulan sistem pendidikan di Finlandia. Guru-guru di Finlandia mendapatkan gaji yang relatif tinggi jika dibandingkan dengan gaji guru di negara lainnya. Oleh karena itu, untuk menjadi seorang guru pun perlu kualifikasi khusus. Untuk menjadi seorang guru di Finlandia, gelar minimal yang dimiliki setidaknya master. Guru-guru ini juga harus menyelesaikan program kualifikasi untuk menjadi seorang guru.
(2) Wajib belajar 9 tahun. Jika di Indonesia kebijakan wajib belajar anak adalah 12 tahun, Sistem pendidikan Finlandia mewajibkan anak-anak untuk belajar 9 tahun saja. Sebanyak 43% siswa sekolah menengah atas di Finlandia memilih belajar di sekolah vokasi. Di Finlandia, sistem pendidikan terbaik tidak ada sekolah swasta, karena semua sekolah dibiayai oleh pemerintah, maka umumnya tidak ditemukan adanya kesenjangan antar sekolah. Di Finlandia tidak mengenal adanya sekolah favorit. Sistem pendidikan di Finlandia ini percaya bahwa kunci dari kesuksesan adalah dengan kerjasama, bukan dengan berkompetisi6
(3) Tidak ada ujian nasional. Finlandia tidak menerapkan Ujian Nasional (UN). Satu-satunya tes yang dimiliki Finlandia adalah Ujian Matrikulasi Nasional, yaitu ujian matrikulasi yang diambil pada akhir pendidikan menengah untuk memenuhi syarat masuk ke universitas7
(4) Masuk sekolah lebih siang. Di Finlandia, jam masuk sekolah dimulai pada pukul 09.00 hingga 09.45 pagi dan berakhir pada pukul 14.00 hingga 14.45 siang.8
(5) Suasana belajar yang lebih santai. Suasana belajar di Finlandia cenderung lebih santai jika dibandingkan dengan negara-negara lain. Di Finlandia, siswa biasanya hanya memiliki beberapa kelas dalam sehari. Mereka juga memiliki waktu yang cukup untuk makan, melakukan berbagai kegiatan yang menyenangkan, dan bahkan dapat bersantai. Suasana yang sama juga dirasakan oleh para guru. Ruang guru tidak hanya disiapkan untuk keperluan operasional para guru, tetapi juga sebagai fasilitas bagi guru untuk dapat bersantai atau hanya sekadar bersosialisasi dengan guru lainnya.
(6) Pembelajaran Personal. Di Finlandia tidak ada sistem peringkat karena tidak ada ujian standar nasional. Pembelajaran yang dilakukan di Finlandia menganut sistem pembelajaran personal agar setiap siswa dapat berdaya dengan kekuatan mereka masing-masing. Siswa dapat belajar apapun yang siswa inginkan dan setiap siswa memegang penuh kunci untuk membuka potensi siswa itu sendiri9.
(7) Jarang ada PR. Di Finlandia
sekolah dimulai saat para siswa berumur 7 tahun. Saat tahun pertama sekolah, PR
sangatlah jarang diberikan dan jam sekolah sangat pendek. Hal tersebut
dilakukan agar para siswa dapat bermain dan belajar mengembangkan hobi di luar
sekolah. Hal ini juga berpengaruh pada tingkat harapan hidup yang tinggi10
(8) Kombinasi Fleksibilitas dan Otonomi. Sistem pendidikan Finlandia memberikan kebebasan dan otonomi kepada sekolah dan guru dalam merancang kurikulum mereka sendiri. Kurikulum nasional Finlandia memberikan pedoman umum, tetapi bagaimana kurikulum itu disusun dan diajarkan bergantung pada keputusan sekolah. Pendekatan ini memberikan ruang bagi inovasi dan penyesuaian yang dapat mengakomodasi kebutuhan unik setiap siswa11
(9) Pendidikan Praktis dan Kreatif.
Di Finlandia, pendidikan praktis dan kreatif memiliki peran penting dalam
pembelajaran. Mereka mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan kegiatan
praktis, seperti seni, musik, olahraga, dan kerajinan. Hal ini membantu
mempromosikan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan pemecahan masalah
pada siswa, serta memberikan mereka kesempatan untuk mengembangkan minat dan
bakat mereka di luar kurikulum akademik11
(10) Beban Belajar yang Seimbang: Finlandia memberikan perhatian yang besar pada keseimbangan antara waktu belajar di sekolah dan waktu istirahat. Mereka percaya bahwa istirahat yang cukup penting untuk pemulihan dan meningkatkan konsentrasi siswa. Oleh karena itu, jam belajar di Finlandia cenderung lebih pendek dibandingkan dengan negara-negara lain. Selain itu, mereka memberikan nilai penting pada kegiatan di luar kelas dan waktu luang, yang membantu meningkatkan kesejahteraan siswa secara keseluruhan.
Sistem pembelajaran
yang diterapkan oleh Finlandia tersebut membuat Finlandia menjadi negara dengan
sistem pendidikan terbaik. Bagaimana dengan sistem pendidikan di Indonesia?
Sepertinya Kurikulum Merdeka yang sedang diimplementasikan saat ini merupakan bagian
dari perubahan sistem pendidikan yang akan memajukan sistem pendidikan di
Indonesia. Perlahan-lahan paradigma belajar dan mengajar bergeser dari kebiasan
zaman dulu beralih ke zaman sekarang. Tapi terlebih dari itu, hal utama yang
perlu bergerak adalah pola pikir. Memiliki pemahaman bahwa dunia terus
berkembang dan semakin maju, dengan berkembangnya segala macam bentuk yang ada
di dunia ini, kita memiliki kesadaran untuk terus mengubah diri mengikuti
perkembangan dunia yang semakin dahsyat. Mungkin terlampau jauh atau sekedar
imajinasi untuk bisa mengubah dunia, tapi hal itu dekat jika kita mulai untuk
mengubah diri kita sendiri.
Referensi:
1https://pusatinformasi.guru.kemdikbud.go.id/hc/en-us/articles/6824815789465-Kebijakan-Pemerintah-Terkait-Kurikulum-Merdeka
2https://gurudikdas.kemdikbud.go.id/news/mengkaji-kembali-hasil-pisa-sebagai-pendekatan-inovasi-pembelajaran--untuk-peningkatan-kompetensi-li
3https://radioedukasi.kemdikbud.go.id/read/3341/kemendikbudristek-harap-skor-pisa-indonesia-segera-membaik.html
4https://www.liputan6.com/citizen6/read/5214718/5-alasan-mengapa-sistem-pendidikan-finlandia-yang-terbaik-di-dunia
5https://www.kompas.com/edu/read/2023/03/09/081431471/10-alasan-pendidikan-finlandia-terbaik-dunia-masuk-sekolah-pukul-0900-pagi?page=all
6https://akupintar.id/info-pintar/-/blogs/yuk-belajar-dari-sistem-pendidikan-di-finlandia
7https://www.kompas.com/edu/read/2023/03/09/081431471/10-alasan-pendidikan-finlandia-terbaik-dunia-masuk-sekolah-pukul-0900-pagi?page=all
8https://www.kompas.com/edu/read/2023/03/09/081431471/10-alasan-pendidikan-finlandia-terbaik-dunia-masuk-sekolah-pukul-0900-pagi?page=all
9https://fmipa.unj.ac.id/pfisika/mengapa-finlandia-menjadi-negara-pendidikan-terbaik-ini-9-alasannya-baca-artikel-detikedu-mengapa-finlandia-menjadi-negara-pendidikan-terbaik-ini-9-alasannya/
10https://fmipa.unj.ac.id/pfisika/mengapa-finlandia-menjadi-negara-pendidikan-terbaik-ini-9-alasannya-baca-artikel-detikedu-mengapa-finlandia-menjadi-negara-pendidikan-terbaik-ini-9-alasannya/
11https://undiksha.ac.id/belajar-dari-sistem-pendidikan-finlandia/
