"dan supaya kami sendiri dapat memusatkan pikiran dalam doa dan pelayanan Firman" ―Kisah Para Rasul 6:4
Biasanya dalam hidupku, kehidupanku selama satu hari
ditentukan sejak pagi aku bangun. Kalau bangunnya sudah siang, pasti satu hari
jadi malas-malasan. Kalau bangunnya pagi tapi dengan penuh gerutu, pasti sehari
rasanya menyebalkan. Maka, aku selalu berusaha untuk mengawali hari dengan
bangun pagi, berdoa, dan mendengarkan lagu-lagu rohani. Ketika aku memulai hari
dengan berdoa, pasti aku merasakan pimpinan dan penyertaan Tuhan melingkupi
diriku. Sebaliknya, kalau dimulai dengan tidak berdoa, ada saja hal-hal buruk
yang terjadi baik dari pikiran, perasaan, atau kenyataan yang kadang sulit
untuk dijalani. Maka, aku selalu mengusahakan diriku untuk bangun tidur
kemudian berdoa, menyerahkan hari ini dalam pimpinan Tuhan. Hidup yang diawali
dengan berdoa adalah hal yang menyenangkan, lho. Menyapa Tuhan disaat kita
ingin menjalani hari ini dan menyelesaikannya dengan baik. Lalu, di malam hari
kita kembali menyapa Tuhan, berterima kasih untuk penyertaan dan
perlindungannya untuk satu hari ini. Teman-teman, kadang kita hidup bersama
Tuhan saja masih banyak hal yang sulit kita pahami dan mengerti. Apalagi kalau
kita hidup jauh dari Tuhan. Jadi, sebisa apapun hiduplah selalu dalam lingkaran
Tuhan. Mungkin berdoa tidak hanya saat mau makan atau pagi dan malam hari. Tapi
setiap saat, dimana kita memerlukan kekuatan dan hikmat-Nya hati kita selalu
berseru memanggil nama-Nya. Batin kita yang selalu bernyanyi akan terdengar
merdu oleh malaikat-malaikat penjaga kita. Hiduplah dekat terus dengan Tuhan.
