Saya senang sekali mempelajari hal yang cukup mendalam terutama pada topik yang berkaitan dengan filsafat dan psikologi. Banyak hal di sekitar saya yang membuat saya berpikir begitu dalam dan memaknai secara dalam akan sesuatu yang terjadi di sekitar saya. Saya terinspirasi oleh teori Gravitasi yang ditemukan oleh Isaac Newton. Kisahnya menemukan teori Gravitasi berawal dari sebuah apel yang jatuh ke bawah, lalu Ia berpikir kenapa apel jatuh ke bawah dan tidak ke atas? Saya rasa pemikiran tersebut adalah pemikiran yang sederhana hanya sesederhana melihat apel jatuh ke bawah dan ia menanyakan mengapa apel bisa jatuh ke bawah dan tidak ke atas? Dan dari kejadian sederhana tersebut bisa berdampak pada penemuan teori gravitasi yang berkontribusi pada banyaknya hal dan banyaknya aspek di dunia ini.
Dari peristiwa sederhana tersebut saya menarik suatu kerangka berpikir bahwa mungkin saja sesuatu yang berdampak besar dalam hidup ini berawal dari pemikiran yang sederhana. Dari pemikiran-pemikiran sederhana tersebut, saya seringkali mengobservasi hal-hal yang ada di sekitar saya, saya berpikir bahwa tahun ini adalah tahun 2026, saya memiliki orang tua, dan juga kakak, saya berada di lingkungan dengan orang-orang yang usianya di atas saya dan juga jauh di bawah saya, lalu saya berpikir dan menganalisa bagaimana kehidupan seseorang dari tahun ke tahun sampai 2026 ini?
Bagaimana
generasi-generasi terbentuk yang usiannya di atas saya jauh sekali, yang seusia
dengan saya, dan yang jauh di bawah saya? Apa yang membentuk karakter dan sifat
generasi-generasi ini? Mengapa orang tua saya berkarakter seperti itu? Mengapa
pola pikir saya terhadap sesuatu berbeda dengan orang tua saya? Apa yang
membentuk pola pikir saya? Dan apa yang membentuk pola pikir orang tua saya
sehingga ketika menghadapi suatu masalah kita mempunyai pandangan yang seru.
Saya katakan seru karena orang tua saya punya pemikiran A dan itu tidak salah,
saya punya pemikiran B dan itu juga tidak salah. Jadi saya berpikir apa yang
melatarbelakangi suatu karakter bisa terbentuk dalam hidup ini? Pastinya
karakter tersebut lahir dari banyak aspek diantaranya lingkungan, sosial,
budaya dan lain sebagainya. Namun saya begitu penasaran bagaimana lingkungan
dan sosial pada generasi orang tua saya, generasi saya, dan generasi
kedepannya. Ketika mengulik berbagai artikel mengenai generasi-generasi di
Indonesia saya begitu terkejut, saya menjadi paham dan pikiran saya menjadi
lebih terbuka dengan banyaknya situasi dan kondisi yang dihadapi setiap
generasi. Keadaan dan kondisi zaman saat itu ternyata kurang lebih berpengaruh
dalam pembentukan pola pikir dan karakter kita. Di sini saya akan membahas
tentang generasi – generasi yang ada di Indonesia dan apa saja yang
melatarbelakangi terbentuknya karakter pada generasi ini.
Indonesia memiliki keragaman generasi yang unik dengan karakter dan tantangan pada masing-masing generasi. Mulai dari Generasi Pre-Boomer yang hidup pada masa awal kemerdekaan hingga Generasi Alpha yang lahir di era teknologi yang canggih. Di Indonesia ada beberapa Generasi yaitu Generasi Pre-Boomer, Baby Boomer, Generasi X, Milenial atau Generasi Y, Generasi Z, dan Generasi Alpha atau Post Gen Z. Masing-masing generasi tersebut memiliki karakteristik dan tantangan yang menarik untuk kita bahas di artikel ini. Jadi yuk kita bahas tentang Generasi yang ada di Indonesia dengan karakteristik dan tantangannya. (1) Generasi Pre-Boomer. Generasi yang lahir sebelum tahun 1945, generasi ini lahir saat masa penjajahan sampai awal kemerdekaan. Jika kita melihat masa yang dimiliki oleh Pre-Boomer ini, sudah pasti sedikit banyak memahami bagaimana karakteristik Pre-Boomer ini. Ya, Generasi Pre-Boomer diajak untuk menghadapi kehidupan dengan karakteristik jiwa yang tangguh karena Generasi Pre-Boomer hidup di zaman dengan kondisi perekonomian yang belum stabil ketika sebelum merdeka maupun awal dari kemerdekaan. Generasi ini memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi dan tanggung jawab yang penuh atas kehidupan. Di zaman Generasi Pre-Boomer ini yang sedang merintis kemerdekaan, Generasi Pre-Boomer berjiwa patriotism, taat hukum dan kewajiban, sangat berhati-hati dan konservatif membelanjakan uang, loyal kepada atasan, mampu bekerja di tempat yang sama selama bertahun-tahun, menghargai stabilitas dan keamanan. Generasi Pre-Boomers terbiasa dengan gaya hidup yang sederhana dan juga hemat karena zaman yang ada saat itu membuat Generasi Pre-Boomers untuk hidup dengan penuh perjuangan setelah kemerdekaan. Beberapa tantangan yang dihadapi oleh Generasi Pre-Boomer ini diantaranya adalah perasaan kesepian setelah pensiun, pekerjaan utama sebelum pensiun, rencana pensiun, dan keterlibatan dalam kerja sukarela setelah pensiun.
(2) Baby Boomer. Generasi yang lahir antara tahun
1946-1964. Istilah Baby Boomer digunakan karena adanya ledakan angka kelahiran
setelah Perang Dunia II. Salah satu karakteristik Generasi Baby Boomer ini
adalah kompeitif karena hidup di masa dengan lapangan kerja yang minim.
Beberapa karakteristik Baby Boomer yang lain adalah memiliki tingkat
kedisiplinan yang tinggi, berorientasi pada pencapaian dan karir, memiliki
kepercayaan diri yang tinggi, memilki loyalitas dan dedikasi yang tinggi, peduli
dengan penampilan professional, karakter yang matang karena telah menghadapi
berbagai tantangan hidup, tetap mempertahankan adat istiadat, pekerja keras dan
pantang menyerah, workaholic, setia dan rela bekerja keras untuk keluarga.
Dari pengertian akan generasi Baby Boomers ini saya menjadi lebih tahu mengapa orang tua saya memiliki pemikiran seperti ini dan itu yang saya rasa kurang sesuai dengan pikiran saya di generasi Z saya ini. Saya menjadi sadar bahwa banyak hal yang mempengaruhi pola pikir orang tua kita zaman dulu dan membentuk karakternya seperti sekarang. Saya timbul pertanyaan sebenarnya apakah beberapa pola pikir yang terbentuk dari Generasi Baby Boomers ini sudah tidak relevan lagi digunakan pada zaman 2026 ini? Misalnya seperti pekerjaan, Generasi Pre-Boomers ini hidup pada zaman setelah kemerdekaan dengan kesulitan ekonomi yang tinggi untuk mendapat pekerjaan, loyalitas di tempat kerja tinggi sekali. Namun jika saya lihat pada Generasi Milenial atau Generasi Z, mereka cenderung menciptakan pekerjaan mereka sendiri. Banyak dari Generasi ini tidak ingin dibatasi atau diatur oleh institusi atau lembaga, mereka ingin bebas menentukan masa depannya. Bagaimana menurut Pembaca apakah beberapa hal dari pola pikir atau pola hidup Generasi Baby Boomers ini sudah tidak relevan dengan Generasi Z atau Generasi Alpha?
(3) Generasi X. Generasi X atau yang sering disingkat Gen X adalah kelompok demografi yang lahir antara pertengahan 1960 – 1980. Generasi X juga sering disebut dengan baby bust karena pada zaman tersebut terjadi penurunan angka kelahiran bayi yang signifikan dibandingkan generasi baby boomer sebelumnya. Generasi X beradaptasi di masa perkembangan teknologi yang baru dimulai seperti handphone dan laptop, generasi X ini juga adalah generasi yang mengalami kesulitan ekonomi pada tahun 1980-an. Generasi X memiliki beberapa karakteristik yang terbentuk di era zamannya, yaitu tumbuh dengan pola asuh yang lebih mandiri. Gen X mempunyai sifat pekerja keras, mandiri, dan memiliki jiwa kewirausahaan yang tinggi. Gen X cenderung berpikir secara logis dan pragmatis dalam mengambil keputusan. Generasi X tumbuh tanpa internet dan smartphone, tapi harus beradaptasi dengan era digital yang cepat berkembang. Mereka harus belajar teknologi baru di masa dewasa, baik untuk pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari.
(4) Milenial atau
Generasi Y. Generasi
milenial lahir antara tahun 1980 hingga tahun 1996. Generasi Milenial di
Indonesia adalah orang-orang yang lahir mulai tahun 1981 sampai 1996 dengan
populasi terbanyak setelah Generasi Z, berdasarkan data Badan Pusat Statistik
Indonesia pada Sensus Penduduk 2020 berjumlah 25,87℅ dari keseluruhan penduduk
Indonesia. Generasi milenial tumbuh bersama teknologi dan internet yang sering
disebut sebagai digital natives. Generasi ini cenderung kreatif dan inovatif
dalam memanfaatkan teknologi untuk berbagai keperluan. Pengaruh pada zaman yang
dihidupi oleh generasi milenial membuat generasi ini memiliki pemikiran yang
terbuka pada perubahan dan pandangan yang luas akan berbagai hal. Generasi ini
bila dilihat dari sisi negatifnya, merupakan pribadi yang pemalas, narsis, dan
suka sekali melompat dari satu pekerjaan ke pekerjaan yang lain.
(5) Generasi Z. Generasi Z, atau yang lebih sering dikenal sebagai Gen Z adalah mereka yang lahir diantara tahun 1996 – 2012. Gen Z berasal dari kata Zoomer, istilah ini diambil karena mereka lahir dan tumbuh bersamaan dengan perkembangan dan kemajuan teknologi yang sangat pesat sehingga mereka memiliki kesempatan untuk bisa mengikuti perkembangan teknologi dan internet yang begitu luas. Gen Z tumbuh dan berkembang di era teknologi dan lingkungan yang serba cepat, internet dan teknologi lainnya memberikan akses melalui perangkat yang bisa dijangkau begitu sering dalam genggaman, sebut saja smartphone. Selain itu, Gen Z merupakan generasi yang tumbuh di era yang mana keluarga secara ekonomi dengan rata-rata yang cukup stabil sehingga mereka hidup di lingkungan yang cukup nyaman dan aman, begitu pula akan kebutuhan-kebutuhan yang terpenuhi cukup baik secara materi. Lalu karena Gen Z hidup di zaman yang semua serba cepat dan segalanya bisa cepat terpenuhi dengan baik, Gen Z cenderung kurang sabar dan seringkali mengharapkan hasil yang instan.
Ini adalah hasil eksplorasi saya tentang generasi-generasi yang ada di Indonesia, saya jadi belajar dan memahami bahwa setiap generasi memiliki tantangannya sendiri. Saya baru tersadar tentang situasi dan kondisi yang dimiliki oleh setiap generasi dan itu membentuk karakter diri kita masing-masing, misalnya saya sekarang mulai menyadari mengapa orang tua saya itu sangaaaaat disiplin? Mungkin salah satu faktornya karena pada generasi orang tua saya dulu kehidupan tidak mudah seperti sekarang. Pada zaman itu kemerdekaan baru di mulai, susahnya mencari pekerjaan, teknologi yang belum pesat seperti sekarang, jadi situasi dan kondisi zaman saat itu membuat orang tua saya harus berkarakter kuat dan disiplin agar orang tua saya bisa tetap hidup dan menghidupi anak-anaknya. Dalam eksplorasi saya tentang generasi baby boomer, generasi baby boomer ini juga memiliki karakteristik yang konservatif dalam membelanjakan uang. Namun mungkin saat ini generasi Z atau generasi alpha tidak lagi dalam situasi dan kondisi yang memperjuangkan kemerdekaan dan berjuang setelah merdeka, maka akan ada karakter-karakter tertentu yang mungkin akan baru dan terbentuk pada generasi alpha ini, bahkan dikatakan bahwa generasi Z atau generasi alpha nantinya mereka hidup dalam perekonomian yang relatif semakin stabil. Jadi menurut saya menarik sekali untuk memahami seseorang dilihat dari perkembangan zamannya. Kemudian saya berpikir bahwa tahun-tahun kedepannya Indonesia akan dikuasai oleh Generasi Milenial dan Generasi Z, jadi bayangkan perubahan karakter dan pola pikir akan bermigrasi dari satu kebiasaan lama dan kebiasaan baru. Pemikiran dan pola hidup konservatif mulai gugur dan muncul benih-benih perkembangan hidup yang dahsyat dibawa oleh Generasi Milenial dan Generasi Z. Saya rasa dengan perkembangan teknologi dan kemampuan berpikir Generasi Milenial dan Generasi Z mungkin saja banyak hal canggih lainnya yang akan terus berkembang namun kita tidak bisa mempungkiri bahwa kebiasaan, gaya hidup, karakter, dan pola pikir pada Generasi Baby Boomer turut berkontribusi dalam perubahan karakter Generasi Milenial dan seterusnya.
Sebenarnya saya senang sekali bisa kembali menulis untuk Studium, kalau boleh jujur dengan adanya program menulis di studium ini membuat saya jadi mengeksplorasi banyak hal yang belum saya pahami secara dalam, banyak tulisan saya di Studium yang membuat saya memiliki pengetahuan yang lebih banyak dan mendalam. Ide-ide yang muncul saja saat saya menulis membuat saya menyelidiki dan mengeksplorasi hal yang sedikit saya tahu menjadi pemahaman yang luas. Sebenarnya saya senang sekali menulis, saya rindu untuk menulis buku ke-2 saya, dan rindu untuk mengembangkan dan mengoptimalkan tulisan-tulisan saya di website pribadi saya (prita.id).
Semoga setiap tulisan yang mungkin
sangat sederhana ini bisa dinikmati oleh banyak pembaca. Sampai bertemu
ditulisan selanjutnya.
Daftar Pustaka
Wikipedia. (n.d.). Milenial.
Diakses pada 31 Maret 2026, dari https://id.wikipedia.org/wiki/Milenial
Kompas.com. (2021, 17 April). Jangan
tertukar, ini pengertian generasi X, Z, milenial, dan baby boomers. Diakses
dari https://www.kompas.com/skola/read/2021/04/17/130000069/jangan-tertukar-ini-pengertian-generasi-x-z-milenial-dan-baby-boomers
Antara News. (2024). Gen beta
lahir 2025, kenali gen kelahiran pre-boomers hingga gen alpha. Diakses dari
https://www.antaranews.com/berita/4519687/gen-beta-lahir-2025-kenali-gen-kelahiran-pre-boomers-hingga-gen-alpha
UICI. (n.d.). Mengenal 6 macam
generasi di Indonesia sesuai tahun lahir. Diakses dari https://uici.ac.id/mengenal-6-macam-generasi-di-indonesia-sesuai-tahun-lahir-kamu-termasuk-yang-mana/
BINUS University. (2023). Mengenal
Gen Z. Diakses dari https://parent.binus.ac.id/2023/09/mengenal-gen-z/
