"Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri." ―Efesus 2:8-9
Ketika kita percaya bahwa Tuhan Yesus sebagai juruselamat kita bukan
berarti kehidupan di dunia ini berlangsung mulus, lancer dan tidak menemui
hambatan-hambatan hidup. Selama masih hidup di dunia kehidupan adalah
serangkaian perjalanan untuk menyelesaikan setiap hambatan dan kesulitan hidup
dari kita kecil sampai kita dewasa dan kembali menjadi debu. Tentu saja level
hambatan yang dihadapi sangat pas dan sesuai dengan porsi dan kapasitas
kehidupan kita, maka tidak perlu khawatir menghadapi apapun di dunia ini. Tuhan
Yesus dengan kekuatan-Nya yang Maha Kuasa mampu menguatkan dan menyelesaikan
setiap hambatan hidup. Bukan berarti setiap hambatan akan selesai secara magic,
namun iman yang kita miliki di dalam Tuhan terus membuat kita mencari
solusi-solusi kehidupan yang dituntun oleh Roh-Nya. Permasalahan kita di dunia
ini cuma satu, apakah kita mau menyerahkan diri kita dan berjalan bersama-Nya?
Dan hal tersebut bukanlah perkara yang mudah. Kenapa?
Karena ketika kita percaya pada Tuhan Yesus itu berarti kita menyerahkan
kehidupan ini kepada orang yang kita percayai. Menyerahkan kehidupan ini
sepenuhnya dalam kendali kuasa-Nya yang ajaib, yang mampu memberi, menolong,
menyediakan, menjaga dan apapun untuk membuat keadaan kita baik-baik saja. Hal
itu bisa dilakukan dengan terus berjalan bersama-Nya dalam setiap waktu. Maka
yang dikatakan dalam Matius 6:27, “Siapakah di antara kamu yang karena
kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?” Betul-betul
kita maknai begitu dalam bahwa kita tidak perlu khawatir akan apapun juga,
sebab Dia lebih dari sanggup untuk mengatasi hambatan hidup kita di dunia ini,
tugas kita hanya satu yaitu berjalan di dalam kehendak-Nya.
