"Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan" ―Yesaya 41:10
Sebuah ilustrasi tentang anak burung Elang yang dilatih oleh ibunya
untuk terbang. Ibu burung Elang melatih anaknya terbang dengan cara menjatuhkan
anak dari sarangnya kemudian anak burung Elang tersebut belajar untuk
mengepakkan sayapnya supaya anak burung Elang itu bisa terbang. Setiap hari ibu
burung Elang akan menjatuhkan anaknya dan setiap hari anak burung Elang
tersebut belajar mengepakkan sayapnya agar sayapnya kuat untuk beradaptasi
dengan angin. Selama latihan terbang, ibu burung Elang tetap berada di sisi
anaknya, untuk megawasi, menjaga, dan melindungi anak burung Elang. Jika anak
burung Elang sudah hamper jatuh ke dasar tanah, ibu burung Elang langsung
mengangkat anaknya agar ia tetap naik dan tidak terjatuh.
Seperti ilustrasi anak burung Elang yang belajar terbang. Kehidupan kita
pun demikian. Dalam hidup ini, Tuhan memproses hidup kita dengan berbagai macam
peristiwa hidup yang melatih, mengasah, dan mendewasakan kita. Kadang kenyataan
hidup membuat kita nyaris jatuh ke dasar tanah, tapi tenanglah karena Tuhan
yang akan mengawai, menjaga, dan melindungi kita. Kita aman karena kita adalah
anak-Nya. Dia hanya ingin kita baik-baik saja, maka Ia melatih kita agar sayap
kita kuat untuk terbang di belantara dunia. Maka, jangan takut sebab Dia
menyertai kita, jangan bimbang karena Dia adalah Allah kita yang akan menolong
dan menggenggam tangan kita untuk membawa kemenangan yang berati untuk-Nya.
Seperti yang Dia katakan bahwa Dia adalah Imanuel, Allah yang menyertai hidup
kita. Teruslah berjalan bersama-Nya karena semua akan baik-baik saja dalam
kawasan cinta kasih-Nya yang Agung dan Bijaksana. Dialah satu-satunya
penyertaan hidup kita. Dia akan terus bersama dengan kita dalam setiap musim
kehidupan kita.
