"pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus" ―Titus 3:5
Keselamatan yang kita miliki dalam Tuhan Yesus itu adalah anugerah yang
tidak ternilai dalam hidup, namun dengan keselamatan yang diberikan bukan
berarti kita bisa hidup sembarangan dan melukai orang lain. Keselamatan itu
diberikan agar kita dapat mengikuti jejak kehidupan Yesus dalam diri kita di
dunia ini. Tugas keselamatan kita adalah mengenakan hidupnya Yesus dalam
keseharian kita dan tentu itu tidak mudah, walau begitu Tuhan mengatakan bagi
manusia itu mustahil, tapi tidak bagi Allah. Maka untuk hidup mengikuti jejak
Yesus bukanlah hal yang tidak mungkin untuk dilakukan. Allah memberi Roh Kudus
yang terus menuntun dan memimpin langkah kita, oleh karena itu diperlukan
kepekaan yang terus terasah untuk mendengarkan pimpinan-Nya. Iman yang kita
miliki akan Tuhan Yesus harus kita terjemahkan dalam perbuatan kita sehari-hari
karena setiap orang akan dihakimi menurut perbuatannya.
Tuhan yang baik dalam hidup ini tidak berarti baik karena kita berbuat
baik pada-Nya, tapi Tuhan memang pribadi yang baik sekalipun kadang kita suka
meleset dari kasih-Nya. Seringkali Tuhan memiliki sangka yang baik dalam setiap
persoalan kita, melalui setiap masalah dan kesulitan, Tuhan ingin berkarya
dalam hidup kita. Tapi pengertian kita perlu diubah, perlu ditanamkan bahkan
dikonstruksi ulang agar kita benar-benar bisa memahami bahwa segala sesuatu
adalah rancangan yang baik bagi-Nya. “Kita
tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk
mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang
terpanggil sesuai dengan rencana Allah.” – Roma 8:28
