Semua untuk Tuhan!

Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. (Filipi 4:8)

Kita sering sekali melihat banyak orang yang menganggap ‘pelayanan’ itu hanya dalam lingkup di dalam gereja. Padahal, kita sudah tau. Kalau yang namanya pelayanan itu adalah sikap hidup kita atau segenap hidup kita, kita persembahkan semua yang kita miliki dan kita lakukan hanya untuk Tuhan. Tapi, kadang kita juga masih berpikir kalau mempersembahkan segala sesuatu untuk Tuhan harus sesuatu yang ‘berharga’. Artinya, harus memberi kepada orang lain sebanyak-banyaknya. Padahal, kita gak harus juga nunggu punya 1 miliyar untuk memberi yang terbaik pada orang lain.

Apapun yang bisa kita lakukan dan kita berikan ke orang lain, tidak ada dalam kapasitas dan jumlah nilai tertentu baru bisa memberi yang terbaik. Kita bisa memberi senyuman pada satpam atau OB di sekitar kita. Kita bisa memberikan suatu sapaan pada teman-teman kita. Hal-hal sederhana seperti itu pun juga bisa kita lakukan untuk Tuhan.

Apapun yang kita lakukan, kita melakukannya untuk Tuhan. Jadi, tidak mungkin melakukan segala sesuatu untuk Tuhan membuat kita jadi malas belajar, tidak patuh pada orang tua, mencela teman, atau berlaku curang dan melakukan tindakan negatif lainnya. 

Kalau kita melakukan segala sesuatu untuk Tuhan, pasti kita akan jadi anak yang baik atau bahkan sangat baik sampai kita tidak bisa jadi orang yang tidak baik. Sekecil apapun yang kita lakukan, kita harus mempersembahkan apa yang kita lakukan itu untuk Tuhan. Jadi, mulai sekarang, perhatikan apa yang kita lakukan. Apakah hal-hal kecil yang kita lakukan saat ini sudah benar-benar kita tuju untuk Tuhan?